loading...

Wednesday, March 11, 2020

Inovasi sebagai upaya dalam mendorong kekuatan bisnis


Dear Pembaca,

Kita sebagai manusia pada hakekatnya adalah makhluk yang inovatif karena dikaruniai akal dan pikiran oleh Tuhan YME. Akal dan pikiran ini lah yang membedakan kita dengan makhluk lainnya. Inovasi sejatinya terbentuk karena proses berpikir manusia dalam hal memenuhi kebutuhan atau mempermudah aktifitas manusia itu sendiri.

Misalnya seperti yang kita pelajari di pelajaran sejarah, pada zaman dahulu manusia tinggal di dalam gua untuk berteduh dan berlindung dari binatang buas. Kemudian mereka mulai menemukan cara membuat tempat tinggal dari kayu/ranting pohon, kemudian berlanjut waktu manusia mulai membuat rumah dari batu-batu yang disusun, terus kemudian mulai menemukan semen, logam/besi hingga saat sekarang ini sebagaimana kita saksikan teknik, seni dan arsitektur tempat tinggal manusia yang menakjubkan serta memanjakan mata yang melihat. Begitulah inovasi dari waktu ke waktu terus berkembang seiring dengan kebutuhan manusia yang tidak ada habisnya.


Berikut contoh lain inovasi dalam bidang alat komunikasi jarak jauh dari masa ke masa:
































Dari ilustrasi di atas, dapat kita ambil kesimpulan bahwa manusia cendrung menggunakan teknologi dan inovasi yang lebih mudah dan biaya yang lebih murah sehingga produk keluaran yang lama ditinggalkan dan tidak laku lagi dipasaran. Hal ini tentu sangat berpengaruh bagi perusahaan-perusahaan yang menjalankan bisnis tersebut. Jika mereka tidak mampu beradaptasi dan mengikuti apa yang diinginkan konsumen seiiring berjalannya waktu perusahaan tersebut akan collapse/bangkrut. Hal ini tentu tidak diinginkan oleh perusahaan atau anda yang memiliki bisnis sendiri. 

Oleh karena itu, tidak heran mengapa setiap perusahaan selalu melakukan research terhadap pola permintaan konsumen yang semakin ketat dan melakukan inovasi terhadap produk mereka. Hal ini dilakukan tidak lain dan tidak bukan untuk mempertahankan kelangsungan bisnis yang mereka jalankan.

Satu-satunya jalan adalah berhenti menerapkan inovasi sebagai kegiatan sesaat. Inovasi harus dilakukan secara terus menerus, sebagai proses yang tidak pernah berhenti. Sekali kita berhenti melakukan inovasi, seseorang atau suatu perusahaan akan dapat mengejar dan melampaui apa yang telah kita capai sebelumnya.

Lalu apa yang harus dan mesti kita lakukan ??

Untuk menjawabnya kita harus memahami konsep dasar inovasi. Terdapat 3 level atau tingkatan dari inovasi :

Level 1 -   Inovasi sebagai suatu event
Kebanyakan perusahaan menerapkan inovasi pada level ini. Ciri dari penerapannya dalam level ini adalah dengan mengadakan sesi brainstorming untuk menghasilkan ide-ide baru. Jika ide yang dihasilkan cukup bagus, mungkin bisa diterapkan untuk menambah nilai bagi perusahaan/organisasi. Bagaimanapun juga, dibutuhkan effort kerja yang cukup besar untuk mendapatkan ide yang tepat yang harus dilaksanakan sesuai dengan kenyataan yang terjadi dilapangan.

Level 2 - Inovasi sebagai  suatu capability
Satu tingkat lebih tinggi dimana perusahaan telah berusaha melakukan mapping pada setiap streamline proses bisnis dimana agar dapat memudahkan dalam mengidentifikasi masalah, menemukan ide dan mengevaluasi solusi serta mengembangkan rencana perbaikan dari solusi-solusi tersebut. Hasilnya adalah inovasi dilakukan perusahaan pada saat telah dihadapkan pada issue-issue atau masalah atau peluang yang ada bagi kemajuan perusahaan.

Level 3 - Inovasi sebagai sebuah system
Ini merupakan ultimate level dimana perusahaan telah menciptakan sebuah lingkungan kerja yang inovasi tertanam dalam semua yang Anda lakukan. Dengan demikian, orang berinovasi untuk urusan tidak hanya dengan"Masalah atau tantangan" yang disajikan kepada mereka, tetapi juga pada semua semua aspek yang mereka lakukan. Lingkungan kerja seperti inilah yang akan membuat kegiatan inovasi di perusahaan akan dilakukan secara terus menerus.

Agar inovasi dapat berjalan sesuai dengan tujuan perusahaan maka penerapannya tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Butuh biaya dan usaha yang besar untuk melakukan suatu inovasi serta membangun system atau lingkungan kerja yang beroientasi pada perbaikan yang berkelanjutan. Sehingga, butuh perencanaan dan strategi yang baik agar  inovasi bisa dilakukan dengan efektif dan efisien.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam keberhasilan inovasi dalam suatu perusahaan atau organisasi :

1.            Process - Challenge for driven innovation
2.            Strategy - Innovation Strategy and Customers
3.            Measure - Innovation Measurement and motivation  
4.            People - Organization, Leadership Culture
5.            Creativity – Techniques for stimulating creative thinking

Untuk penjabarannya akan admin bagikan pada content selanjutnya. Thank you.

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.